Category: Edukasi

  • Dukung SPPG, Polda Metro Jaya Kembangkan Ekosistem Tambak di Muara Gembong

    Dukung SPPG, Polda Metro Jaya Kembangkan Ekosistem Tambak di Muara Gembong

    JAKARTA — Polri terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program pemerintah melalui penguatan ekosistem rantai pasok bahan pangan dari produksi lokal hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

    Bapak Kapolri terus mendorong jajaran untuk mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah tersebut, termasuk dengan mengoptimalkan potensi pangan di masing-masing wilayah. Implementasinya tidak hanya dilakukan melalui pembangunan dan operasionalisasi SPPG, tetapi juga dengan memperkuat produksi pangan, distribusi, kualitas bahan pangan, serta keterlibatan masyarakat.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, apa yang dilakukan Polda Metro Jaya di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi salah satu contoh implementasi arahan tersebut.

    “MBG merupakan program pemerintah yang membutuhkan dukungan seluruh komponen. Kapolri memerintahkan jajaran untuk mendukung pelaksanaannya sesuai tugas dan potensi wilayah masing-masing. Salah satunya dengan memperkuat rantai pasok, sehingga produksi pangan masyarakat dapat terhubung dengan kebutuhan SPPG,” ujar Trunoyudo, Senin (28/9/2026).

    Berdasarkan data Satgas MBG Polri per 28 September 2026, terdapat 1.502 SPPG Polri dalam berbagai tahapan pengembangan. Sebanyak 841 SPPG telah operasional, 390 dalam persiapan operasional, dan 271 masih dalam tahap pembangunan.

    Jaringan tersebut diproyeksikan melayani sekitar 2.102.500 penerima manfaat dan menyerap sekitar 42.050 tenaga kerja.

    Menurut Trunoyudo, besarnya jaringan SPPG tersebut perlu diikuti dengan penguatan rantai pasok agar ketersediaan bahan pangan dapat terjaga secara berkelanjutan.

    “Kapolri mengarahkan agar dukungan Polri tidak berhenti pada pembangunan SPPG. Jajaran juga didorong melihat potensi produksi di wilayahnya masing-masing dan membangun hubungan antara produsen pangan dengan kebutuhan SPPG,” jelasnya.

    Salah satu implementasi dilakukan Polda Metro Jaya melalui pengembangan kawasan pangan di Muara Gembong.

    Kawasan yang sebelumnya memiliki sekitar 60 kolam berkembang menjadi 128 kolam. Dalam panen raya pada Senin (28/9/2026), dihasilkan sekitar 10 ton ikan dan udang serta 4.000 butir telur ayam.

    Hasil perikanan terdiri atas 5.000 kilogram ikan nila dan mujair, 3.000 kilogram lele, 1.000 kilogram udang vaname, dan 1.000 kilogram udang pancet.

    Sebanyak 5.171 kilogram ikan telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan 12 SPPG Polda Metro Jaya yang melayani sekitar 30.997 penerima manfaat.

    Distribusi menggunakan kendaraan yang dilengkapi box es untuk menjaga kualitas dan kesegaran bahan pangan.

    Trunoyudo mengatakan, pola tersebut dapat menjadi contoh bagi Polda jajaran.

    “Yang direplikasi bukan semata-mata bentuk kegiatannya, tetapi konsepnya. Polda jajaran dapat memetakan potensi pangan masing-masing, membangun produksi bersama masyarakat, menjaga kualitas, menyiapkan distribusi, kemudian menghubungkannya dengan SPPG,” katanya.

    Menurutnya, wilayah pertanian dapat mengembangkan beras, jagung, sayur dan buah. Wilayah peternakan dapat memperkuat telur, ayam dan sumber protein lainnya, sedangkan wilayah pesisir dapat mengembangkan ikan dan udang.

    Penguatan rantai pasok tersebut juga didukung melalui rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) dengan kompetensi di bidang pertanian, perikanan, peternakan, gizi dan bidang terkait lainnya.

    “Bakomsus menjadi bagian dari penguatan SDM untuk mendukung program pemerintah. Personel dengan kompetensi pertanian, perikanan, peternakan dan gizi dapat membantu memperkuat sisi teknis produksi, pendampingan, kualitas hingga keberlanjutan rantai pasok,” ujar Trunoyudo.

    Ia menegaskan, model tersebut diharapkan membuat MBG memberikan manfaat yang lebih luas.

    “Dengan rantai pasok yang kuat, produksi masyarakat memiliki jalur penyerapan, SPPG memperoleh pasokan yang berkelanjutan, dan masyarakat ikut memperoleh manfaat ekonomi. Ini bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah melalui pendekatan berbasis potensi daerah,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Jadi Contoh Penguatan Rantai Pasok MBG

    Polda Metro Jaya Jadi Contoh Penguatan Rantai Pasok MBG

    JAKARTA — Polri terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program pemerintah melalui penguatan ekosistem rantai pasok bahan pangan dari produksi lokal hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

    Bapak Kapolri terus mendorong jajaran untuk mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah tersebut, termasuk dengan mengoptimalkan potensi pangan di masing-masing wilayah. Implementasinya tidak hanya dilakukan melalui pembangunan dan operasionalisasi SPPG, tetapi juga dengan memperkuat produksi pangan, distribusi, kualitas bahan pangan, serta keterlibatan masyarakat.

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, apa yang dilakukan Polda Metro Jaya di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, menjadi salah satu contoh implementasi arahan tersebut.

    “MBG merupakan program pemerintah yang membutuhkan dukungan seluruh komponen. Kapolri memerintahkan jajaran untuk mendukung pelaksanaannya sesuai tugas dan potensi wilayah masing-masing. Salah satunya dengan memperkuat rantai pasok, sehingga produksi pangan masyarakat dapat terhubung dengan kebutuhan SPPG,” ujar Trunoyudo, Senin (28/9/2026).

    Berdasarkan data Satgas MBG Polri per 28 September 2026, terdapat 1.502 SPPG Polri dalam berbagai tahapan pengembangan. Sebanyak 841 SPPG telah operasional, 390 dalam persiapan operasional, dan 271 masih dalam tahap pembangunan.

    Jaringan tersebut diproyeksikan melayani sekitar 2.102.500 penerima manfaat dan menyerap sekitar 42.050 tenaga kerja.

    Menurut Trunoyudo, besarnya jaringan SPPG tersebut perlu diikuti dengan penguatan rantai pasok agar ketersediaan bahan pangan dapat terjaga secara berkelanjutan.

    “Kapolri mengarahkan agar dukungan Polri tidak berhenti pada pembangunan SPPG. Jajaran juga didorong melihat potensi produksi di wilayahnya masing-masing dan membangun hubungan antara produsen pangan dengan kebutuhan SPPG,” jelasnya.

    Salah satu implementasi dilakukan Polda Metro Jaya melalui pengembangan kawasan pangan di Muara Gembong.

    Kawasan yang sebelumnya memiliki sekitar 60 kolam berkembang menjadi 128 kolam. Dalam panen raya pada Senin (28/9/2026), dihasilkan sekitar 10 ton ikan dan udang serta 4.000 butir telur ayam.

    Hasil perikanan terdiri atas 5.000 kilogram ikan nila dan mujair, 3.000 kilogram lele, 1.000 kilogram udang vaname, dan 1.000 kilogram udang pancet.

    Sebanyak 5.171 kilogram ikan telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan 12 SPPG Polda Metro Jaya yang melayani sekitar 30.997 penerima manfaat.

    Distribusi menggunakan kendaraan yang dilengkapi box es untuk menjaga kualitas dan kesegaran bahan pangan.

    Trunoyudo mengatakan, pola tersebut dapat menjadi contoh bagi Polda jajaran.

    “Yang direplikasi bukan semata-mata bentuk kegiatannya, tetapi konsepnya. Polda jajaran dapat memetakan potensi pangan masing-masing, membangun produksi bersama masyarakat, menjaga kualitas, menyiapkan distribusi, kemudian menghubungkannya dengan SPPG,” katanya.

    Menurutnya, wilayah pertanian dapat mengembangkan beras, jagung, sayur dan buah. Wilayah peternakan dapat memperkuat telur, ayam dan sumber protein lainnya, sedangkan wilayah pesisir dapat mengembangkan ikan dan udang.

    Penguatan rantai pasok tersebut juga didukung melalui rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) dengan kompetensi di bidang pertanian, perikanan, peternakan, gizi dan bidang terkait lainnya.

    “Bakomsus menjadi bagian dari penguatan SDM untuk mendukung program pemerintah. Personel dengan kompetensi pertanian, perikanan, peternakan dan gizi dapat membantu memperkuat sisi teknis produksi, pendampingan, kualitas hingga keberlanjutan rantai pasok,” ujar Trunoyudo.

    Ia menegaskan, model tersebut diharapkan membuat MBG memberikan manfaat yang lebih luas.

    “Dengan rantai pasok yang kuat, produksi masyarakat memiliki jalur penyerapan, SPPG memperoleh pasokan yang berkelanjutan, dan masyarakat ikut memperoleh manfaat ekonomi. Ini bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah melalui pendekatan berbasis potensi daerah,” pungkasnya.

  • Dukung Rantai Pasok SPPG, Polda Metro Jaya Panen Raya di Muara Gembong

    Dukung Rantai Pasok SPPG, Polda Metro Jaya Panen Raya di Muara Gembong

     Jakarta. Polda Metro Jaya terus mengembangkan ekosistem rantai pasok bahan baku untuk mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukumnya. Pengembangan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga ketersediaan bahan pangan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, khususnya di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, keberhasilan program tidak semata diukur dari jumlah tambak maupun hasil panen, tetapi dari manfaat yang tumbuh bersama masyarakat, termasuk terbukanya kesempatan kerja bagi warga sekitar. Dilansir dari Media Hub, Senin (28/9/26).

    “Bagi saya, ini bukan sekadar berapa banyak tambak atau berapa besar hasil panennya. Yang lebih penting adalah semakin banyak masyarakat yang dapat terlibat dan memperoleh pekerjaan. Ini membawa manfaat bagi warga Muara Gembong, sekaligus mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Asep.

    Menurutnya, jumlah tambak yang sebelumnya sekitar 60 kini berkembang menjadi 128 tambak ikan. Pengembangan tersebut akan terus didorong agar terbentuk rantai pasok yang berkelanjutan, mulai dari proses budidaya, panen, hingga pemanfaatan hasil produksi sebagai bahan baku SPPG. “Jangan berhenti pada panen hari ini. Setelah panen, kita siapkan kembali tebar benih dan budidaya berikutnya agar ekosistem ini terus berjalan dan manfaatnya semakin luas,” katanya.

    Kapolda menegaskan, keberlanjutan program membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Polda Metro Jaya bersama Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Bekasi terus membangun koordinasi dalam pengembangan budidaya, pengawasan kualitas hasil produksi, hingga penyalurannya kepada SPPG.

    “Semua ini tidak mungkin dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama antara masyarakat, pemerintah daerah, BGN, Dinas Perikanan, dan kepolisian. Dengan kolaborasi yang baik, kita ingin rantai pasoknya berjalan, kebutuhan SPPG terpenuhi, dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi,” ujar Kapolda.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan, hasil produksi kawasan tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan bahan pangan 12 dapur SPPG di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Untuk hasil panen kali ini, distribusi diprioritaskan bagi SPPG di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

    “Kolaborasi dengan BGN dan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ini. Tidak hanya memastikan kualitas bahan pangan tetap terjaga, tetapi juga mendorong agar proses produksi melibatkan dan memberikan manfaat kepada masyarakat setempat. Harapannya, rantai pasok SPPG dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus ikut menggerakkan ekonomi warga,” pungkasnya.

    TAGLINE

    Pakar Seo , Master Seo , Pakar seo polri , master seo polri

    Mohammad Khoirul Amin, Khoirul Amin , Amin

  • Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bitung

    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bitung

    Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan
    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

    Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bitung mendapatkan penanganan cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta kelestarian lingkungan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut terjun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

    Langkah tanggap darurat ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga selalu siaga menghadapi potensi bencana darat saat masyarakat membutuhkan.

     

     

    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

     

    Aksi Tanggap dan Sinergi di Lapangan

    Begitu menerima informasi munculnya titik api di Bitung, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak ke titik lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman darurat. Di lapangan, para personel bahu-membahu bersama instansi terkait dan warga setempat melakukan tindakan terukur:

    Melokalisasi Area Kebakaran: Membuat sekat bakar darurat untuk memutus perambatan api agar tidak menyebar ke pemukiman warga maupun kawasan hutan sekitar.

    Pemadaman dan Pendinginan Lahan: Memanfaatkan sumber air terdekat serta alat pemadam portabel untuk memadamkan titik api utama hingga bara di area terjal.

    Penyisiran Titik Sekam: Memastikan sisa-sisa asap benar-benar padam guna mengantisipasi potensi timbulnya api susulan akibat tiupan angin kencang.

    Mencegah Dampak Buruk bagi Masyarakat

    Penanganan cepat ini merupakan langkah krusial untuk mencegah dampak kerugian yang lebih luas. Selain merusak ekosistem dan flora-fauna lokal, bahaya asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA), serta mengganggu aktivitas transportasi darat dan udara.

    Imbauan dan Komitmen Layanan

    Sesuai dengan semangat “Sigap bertindak, hadir untuk masyarakat”, Ditpolairud Polda Sulut juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kawasan pertanian atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering.

    Melalui kepedulian dan kesiapsiagaan tinggi tanpa memandang batas medan, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam di bumi Nyiur Melambai.

     

  • Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bitung

    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bitung

    Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan
    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

    Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bitung mendapatkan penanganan cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta kelestarian lingkungan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut terjun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

    Langkah tanggap darurat ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga selalu siaga menghadapi potensi bencana darat saat masyarakat membutuhkan.

     

     

    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
    Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

     

    Aksi Tanggap dan Sinergi di Lapangan

    Begitu menerima informasi munculnya titik api di Bitung, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak ke titik lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman darurat. Di lapangan, para personel bahu-membahu bersama instansi terkait dan warga setempat melakukan tindakan terukur:

    Melokalisasi Area Kebakaran: Membuat sekat bakar darurat untuk memutus perambatan api agar tidak menyebar ke pemukiman warga maupun kawasan hutan sekitar.

    Pemadaman dan Pendinginan Lahan: Memanfaatkan sumber air terdekat serta alat pemadam portabel untuk memadamkan titik api utama hingga bara di area terjal.

    Penyisiran Titik Sekam: Memastikan sisa-sisa asap benar-benar padam guna mengantisipasi potensi timbulnya api susulan akibat tiupan angin kencang.

    Mencegah Dampak Buruk bagi Masyarakat

    Penanganan cepat ini merupakan langkah krusial untuk mencegah dampak kerugian yang lebih luas. Selain merusak ekosistem dan flora-fauna lokal, bahaya asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA), serta mengganggu aktivitas transportasi darat dan udara.

    Imbauan dan Komitmen Layanan

    Sesuai dengan semangat “Sigap bertindak, hadir untuk masyarakat”, Ditpolairud Polda Sulut juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kawasan pertanian atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering.

    Melalui kepedulian dan kesiapsiagaan tinggi tanpa memandang batas medan, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam di bumi Nyiur Melambai.

     

  • Kapolda Sumsel Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    Kapolda Sumsel Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    Kapolda Sumsel Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima audiensi jajaran Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (Pengprov Perbakin) Sumatera Selatan, Rabu (23/9/2026).

     

    Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Delegasi lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pertemuan menjadi kesempatan bagi jajaran Polda Sumsel dan Pengprov Perbakin Sumsel untuk mempererat komunikasi serta membahas berbagai hal terkait organisasi dan pembinaan olahraga menembak di wilayah Sumatera Selatan.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel didampingi Karolog Polda Sumsel Kombes Pol Budi Santosa, S.I.K., M.Si., Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol. Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., serta Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H.

     

    Sementara itu, rombongan Pengprov Perbakin Sumsel dipimpin Ketua Umum Pengprov Perbakin Sumsel Anton Bambang Utoyo. Turut hadir Ketua Harian H. Iran Suhadi, Wakabid Organisasi M. Taufik Roseno, Wakabid Tembak Reaksi Mariyanto, Wakabid Organisasi Wachdy Kurnia, Wakil Bendahara Adam Sautin, Wakil Bendahara II Yusdi, serta jajaran pengurus lainnya.

     

    Audiensi diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan kedatangan jajaran Pengprov Perbakin Sumsel kepada Kapolda Sumsel. Selanjutnya, Kapolda Sumsel menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan organisasi olahraga.

     

    Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara kedua pihak. Dalam suasana yang berlangsung terbuka dan penuh keakraban tersebut, berbagai hal dibahas sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendukung pembinaan olahraga menembak di Sumatera Selatan.

     

    Olahraga menembak membutuhkan pembinaan yang terarah, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap aspek keselamatan dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, komunikasi antara organisasi olahraga dengan pihak kepolisian menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan secara tertib dan sesuai aturan.

     

    Audiensi juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan rencana Pengprov Perbakin Sumsel dalam mengembangkan organisasi serta meningkatkan pembinaan atlet. Dengan komunikasi yang terjalin, diharapkan berbagai program pembinaan dapat berjalan secara terkoordinasi.

     

    Kapolda Sumsel menerima kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang baik dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung kegiatan olahraga serta menciptakan pelaksanaan kegiatan yang aman dan tertib.

     

    Selain aspek olahraga, pertemuan juga menunjukkan pentingnya komunikasi lintas lembaga dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Koordinasi yang baik diharapkan dapat membantu memastikan setiap kegiatan berlangsung dengan memperhatikan ketentuan dan aspek keamanan.

     

    Setelah rangkaian audiensi dan diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama antara Kapolda Sumsel, pejabat utama Polda Sumsel, serta jajaran Pengprov Perbakin Sumsel.

     

    Seluruh rangkaian kegiatan audiensi berlangsung dengan tertib dan lancar. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat komunikasi, membangun kerja sama, serta mendukung pembinaan olahraga menembak di Provinsi Sumatera Selatan.

     

    Polda Sumsel juga terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai organisasi dan kelompok masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun sinergi dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif sekaligus mendukung kegiatan positif di tengah masyarakat.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    Kapolda Sumsel Terima Audiensi Pengprov Perbakin, Bahas Penguatan Sinergi dan Pembinaan Olahraga Menembak

    PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima audiensi jajaran Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (Pengprov Perbakin) Sumatera Selatan, Rabu (23/9/2026).

     

    Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Delegasi lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pertemuan menjadi kesempatan bagi jajaran Polda Sumsel dan Pengprov Perbakin Sumsel untuk mempererat komunikasi serta membahas berbagai hal terkait organisasi dan pembinaan olahraga menembak di wilayah Sumatera Selatan.

     

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel didampingi Karolog Polda Sumsel Kombes Pol Budi Santosa, S.I.K., M.Si., Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol. Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., serta Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H.

     

    Sementara itu, rombongan Pengprov Perbakin Sumsel dipimpin Ketua Umum Pengprov Perbakin Sumsel Anton Bambang Utoyo. Turut hadir Ketua Harian H. Iran Suhadi, Wakabid Organisasi M. Taufik Roseno, Wakabid Tembak Reaksi Mariyanto, Wakabid Organisasi Wachdy Kurnia, Wakil Bendahara Adam Sautin, Wakil Bendahara II Yusdi, serta jajaran pengurus lainnya.

     

    Audiensi diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan kedatangan jajaran Pengprov Perbakin Sumsel kepada Kapolda Sumsel. Selanjutnya, Kapolda Sumsel menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan organisasi olahraga.

     

    Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara kedua pihak. Dalam suasana yang berlangsung terbuka dan penuh keakraban tersebut, berbagai hal dibahas sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendukung pembinaan olahraga menembak di Sumatera Selatan.

     

    Olahraga menembak membutuhkan pembinaan yang terarah, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap aspek keselamatan dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, komunikasi antara organisasi olahraga dengan pihak kepolisian menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan secara tertib dan sesuai aturan.

     

    Audiensi juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan rencana Pengprov Perbakin Sumsel dalam mengembangkan organisasi serta meningkatkan pembinaan atlet. Dengan komunikasi yang terjalin, diharapkan berbagai program pembinaan dapat berjalan secara terkoordinasi.

     

    Kapolda Sumsel menerima kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang baik dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung kegiatan olahraga serta menciptakan pelaksanaan kegiatan yang aman dan tertib.

     

    Selain aspek olahraga, pertemuan juga menunjukkan pentingnya komunikasi lintas lembaga dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Koordinasi yang baik diharapkan dapat membantu memastikan setiap kegiatan berlangsung dengan memperhatikan ketentuan dan aspek keamanan.

     

    Setelah rangkaian audiensi dan diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama antara Kapolda Sumsel, pejabat utama Polda Sumsel, serta jajaran Pengprov Perbakin Sumsel.

     

    Seluruh rangkaian kegiatan audiensi berlangsung dengan tertib dan lancar. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat komunikasi, membangun kerja sama, serta mendukung pembinaan olahraga menembak di Provinsi Sumatera Selatan.

     

    Polda Sumsel juga terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai organisasi dan kelompok masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun sinergi dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif sekaligus mendukung kegiatan positif di tengah masyarakat.

  • Polda Metro Jaya Apresiasi KBPBI dan KSPSI Sampaikan Aspirasi dengan Tertib

    Polda Metro Jaya Apresiasi KBPBI dan KSPSI Sampaikan Aspirasi dengan Tertib

     

    RRI.CO.ID, Jakarta – Polda Metro Jaya mengapresiasi kelompok buruh yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ketertiban peserta turut menjaga penyampaian aspirasi berjalan berdampingan dengan aktivitas masyarakat di kawasan Dukuh Atas.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyampaian pendapat merupakan bagian kehidupan demokrasi yang perlu dihormati. Apresiasi diberikan kepada Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

    “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada saudara-saudara kita dari KBPBI dan KSPSI. Mereka telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai,” ujarnya dalam keterangannya, Jakarta, Kamis, 24 September 2026.

    Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis kepada peserta penyampaian aspirasi. Pelayanan juga dilakukan untuk menjaga mobilitas masyarakat di sekitar lokasi kegiatan tetap berjalan.

    “Penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat dalam demokrasi. Kami menghargai komitmen peserta menjaga ketertiban serta menghormati masyarakat lainnya,” katanya.

    Pengaturan dan rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan. Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf apabila pengaturan tersebut berdampak terhadap perjalanan masyarakat.

    “Kami mohon maaf apabila perjalanan atau aktivitas masyarakat sedikit terganggu. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib,” ucapnya.

    Polda Metro Jaya turut mengajak kelompok yang masih menyampaikan aspirasi untuk menjaga kegiatan tetap damai dan tertib. Peserta juga diminta menghormati masyarakat lainnya, menjaga fasilitas publik, serta mengikuti arahan petugas.

    “Kepentingan masyarakat lainnya tetap kami layani. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama seluruh masyarakat,” ujarnya.

  • Polda Metro Jaya Apresiasi Massa Buruh Berjalan Aman dan Kondusif

    Polda Metro Jaya Apresiasi Massa Buruh Berjalan Aman dan Kondusif

    Jakarta – Massa aksi di DPR hingga Monas, Jakarta Pusat, telah membubarkan diri sore tadi. Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang tertib dan aman.
    Kegiatan penyampaian aspirasi massa berakhir pada Kamis (24/9/2026) sore tadi. Usai massa membubarkan diri, polisi secara bertahap menormalkan kembali arus lalu lintas untuk kelancaran mobilitas dan aktivitas masyarakat.

    Seperti diketahui, unjuk rasa berlangsung di beberapa titik. Di kawasan Silang Selatan Monas, penyampaian aspirasi antara lain diikuti DPN Koalisi Nasional Reforma Agraria (Knara), Aliansi Tanah untuk Rakyat Jakarta, serta Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Universitas Bung Karno.

    Sementara itu, di Taman Pandang berlangsung Aksi Kamisan. Penyampaian aspirasi juga berlangsung di depan gedung MPR/DPR RI yang digelar oleh massa dari AGRA Pusat, Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia Jawa Barat, serta BEM KM IPB.

    Sedangkan di kawasan UOB, Dukuh Atas, aksi massa dari elemen buruh Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) juga telah usai. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut telah selesai dan situasi di sejumlah titik kembali kondusif.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang turut menjaga ketertiban hingga kegiatan selesai. Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Kodam Jaya, Pemprov DKI Jakarta, pamdal MPR/DPR RI, pamdal Monas, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan dan pengamanan kegiatan masyarakat.

    “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Terima kasih juga kepada seluruh unsur yang telah bekerja bersama serta masyarakat yang ikut menjaga suasana tetap kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” ujar Kombes Budi.

    Semangat Polri untuk demokrasi diwujudkan dengan menghormati ruang masyarakat dalam menyampaikan pendapat, sekaligus menjaga kepentingan warga lainnya yang tetap bekerja, bersekolah, menjalankan usaha, menggunakan transportasi, maupun melakukan perjalanan. Setelah kegiatan selesai, pengaturan lalu lintas secara bertahap dikembalikan seperti semula.

    Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pengaturan maupun pengalihan arus lalu lintas selama kegiatan sempat berdampak pada perjalanan dan aktivitas warga.

    “Kami mohon maaf apabila aktivitas atau perjalanan masyarakat sempat terganggu. Terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan kerja sama semua pihak. Mari terus kita jaga semangat saling menghormati, baik dalam menyampaikan aspirasi maupun menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga Jakarta tetap menjadi ruang bersama yang aman dan nyaman,” pungkas Kombes Budi.

     

  • Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 3 Personel Penolong Masyarakat

    Kapolda Metro Beri Penghargaan ke 3 Personel Penolong Masyarakat


    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada tiga personel yang berdedikasi. Penghargaan tersebut diberikan atas tindakan kemanusiaan dalam membantu warga yang dilakukan ketiganya.
    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya dalam Apel Pamen Satker Polda Metro Jaya di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (23/9/2026).

    Dalam apel tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi atas tindakan ketiga personel yang menolong masyarakat. Menurutnya, pertolongan yang terlihat sederhana dapat memiliki arti besar bagi warga yang sedang membutuhkan.

    “Hal yang mereka lakukan mungkin kecil, tapi bagi masyarakat yang menikmatinya itu salah satu hal yang luar biasa,” kata Komjen Asep.

    Komjen Asep juga meminta para pejabat utama dan pimpinan satuan kerja terus memberikan arahan kepada personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga sikap dalam memberikan pelayanan.

    “Tidak boleh menyakiti hati masyarakat, siapa pun itu. Dan yang kedua, jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan apresiasi pimpinan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap anggota yang menunjukkan kepekaan dan memberikan manfaat langsung kepada warga.

    Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada 3 personel penolong masyarakat, Rabu (23/9/2026). (Foto: dok. Polda Metro Jaya)
    “Ini menjadi apresiasi bagi anggota yang hadir dan memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan. Semangat untuk peduli dan memberi manfaat seperti ini perlu terus tumbuh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kombes Budi.

    Adapun, tiga personel penerima penghargaan tersebut yakni Iptu Rahmat Gunawan, Kanit Samapta Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan, yang menolong korban pencopetan sekaligus membelikan tiket kereta api agar dapat melanjutkan perjalanan.

    Apresiasi berikutnya diberikan kepada Aiptu Dadang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Cabe, Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan. Ia memberikan pertolongan kepada seorang warga yang mengalami serangan jantung hingga mendapat penanganan tim medis.

    Sementara itu, Brigadir Muhammad Ferdiansyah, Banit Unit 4 Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya, menerima penghargaan atas kepeduliannya memberikan bantuan uang dan helm berstandar SNI kepada seorang pengemudi ojek online.